AnakUI.com – Libur panjang periode Ramadan dan Idul Fitri seringkali menyisakan rasa malas atau kurang semangat untuk kembali beraktivitas. Fenomena ini dikenal sebagai post holiday blues, sebuah kondisi psikologis di mana seseorang merasa sedih atau sulit fokus setelah masa liburan berakhir.
Apa Itu Post Holiday Blues?
Psikoterapis Dr. Stephanie Sarkis menjelaskan bahwa perasaan sedih setelah liburan adalah hal yang wajar dialami banyak orang. Selama liburan, kita terbiasa dengan suasana perayaan dan intensitas sosialisasi yang tinggi, sehingga transisi kembali ke rutinitas harian terasa sangat berat.
Kabar baiknya, perasaan ini bersifat sementara dan bukan merupakan kondisi permanen. Memahami pemicu munculnya perasaan ini adalah langkah awal yang krusial untuk menemukan solusi yang tepat agar produktivitas kembali meningkat.
Strategi Khusus Bagi Mahasiswa
Dosen Psikologi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Meita Santi Budiani, menyarankan mahasiswa untuk melakukan refleksi terhadap capaian akademik sebelum libur. Dengan mengecek kembali progres studi, mahasiswa dapat memetakan apa saja yang perlu segera diselesaikan.
Langkah praktis lainnya adalah mencatat target yang tertunda dan menyusun skala prioritas secara mendetail. Target ini tidak hanya terbatas pada nilai akademik, tetapi juga mencakup pengembangan soft skill serta keaktifan dalam organisasi kampus.
Cara Mengembalikan Fokus dan Motivasi
Identifikasi poin-poin penting yang harus dikejar dalam waktu dekat agar Anda memiliki “kompas” yang jelas untuk kembali fokus pada tujuan utama. Refleksi ini memberikan batasan yang tegas antara waktu bersantai saat liburan dengan tanggung jawab yang harus dihadapi sekarang.
Selain menyusun prioritas, pastikan Anda memberikan waktu bagi tubuh untuk beradaptasi kembali dengan jadwal rutin. Semoga post holiday blues ini segera berlalu dan Anda bisa kembali berprestasi di bangku perkuliahan!




Tidak ada Respon